Selasa, 26 Juli 2011

Sepak Bola Kampung " Pertandingan Final Sidoagung Cup "

Olah Desa Sidoagung Kec. Sruweng kab kebumen dalam ranka memperingati HUT RI Tahun ini mengadakan turnamen sepak bola antar gang. Dalam turnamen tersebut diikuti oleh sembilan klub sepak bola yang berasal dari masing masing gang ( RW ).Walau bermain di lapangan sawah dan tanpa sepatu tetapi tak mengurangi semangat para pemain dan suporter mereka yang berbaris ditepi lapangan. Pertangdingan Final dalam turnamen ini adalah klub dari Gang 9 dan Gang 2 yang dilaksankan pada hari minggu tanggal 24 Juli 2011. Olah Raga yang berasal dari negrinya Putri Diana ini memang begitu populer. Berbagai kalangan mulai dari yang berdasi, berkendaraan mewah, laki perempuan, tua muda, kaya miskin, berambut kribo dan berambut lurus, yang bermukim di kota-kota metropolitan sampai rakyat jelata yang hidup di pedalaman, akan berbondong-bondong memenuhi stadion dan rela duduk berjam-jam di depan layar televisi ketika ada gelaran sepak bola, baik itu pertandingan kesebelasan antar kampong (tarkam) maupun kesebelasan elit seperti Barcelona melawan Manchaster United pada laga final liga champion Eropah yang di menangi Barcelona. .
Begitu menariknya pertandingan olah raga sepak bola, maka tidaklah heran, di berbagai belahan bumi ini olah raga paling popular ini digelari sebagai olah raga rakyat. Rakyat suatu negara begitu mengandrungi sepak bola, karena olah raga yang satu ini juga termasuk olah raga yang murah meriah. Murah meriah karena bisa dimainkan kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja. Untuk sekedar menyalurkan kesenangan bermain sepak bola, anak-anak di kota-kota besar, di pelosok-pelosok selalu dapat disaksikan bermain bola di jalan beraspal, di hamparan sawah yang kering, di pekarangan rumah, sampai anak-anak yang bermain di stadion kebanggaan yang bernilai trilyunan rupiah.

Menyaksikan pertandingan ini, sungguh membuatku terhiburan , mengingatkan pada waktu dahulu ketika ikut menendang bola di lapangan ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar