Senin, 05 September 2011

Koleksi Bosai Mirten 1


Nama Bonsai : Mi 1
Jenis Tanaman : Mirten
Tinggi Batang : 32 Cm
Besar Batang : 11,5 Cm
Umur : 16 Tahun
Gaya : Tegak
Harga : Rp 450.000,-









Nama Bonsai : Mi 2
Jenis Tanaman : Mirten
Tinggi Batang : 25 Cm
Besar Batang : 11 Cm
Umur : 16 Tahun
Gaya : Tegak
Harga : Rp 450.000,-






Nama Bonsai : Mi 3
Jenis Tanaman : Mirten
Tinggi Batang : 30 Cm
Besar Batang : 11 Cm
Umur : 16 Tahun
Gaya : Tegak
Harga : Rp 450.000,-






Nama Bonsai : Mi 4
Jenis Tanaman : Mirten
Tinggi Batang : 28 Cm
Besar Batang : 10 Cm
Umur : 16 Tahun
Gaya : Tegak
Harga : Rp 450.000,-








Nama Bonsai : Mi 5
Jenis Tanaman : Mirten
Tinggi Batang : 30 Cm
Besar Batang : 9 Cm
Umur : 11 Tahun
Gaya : Tegak
Harga : Rp 400.000,-






Nama Bonsai : Mi 6
Jenis Tanaman : Mirten
Tinggi Batang : 30 Cm
Besar Batang : 9,5 Cm
Umur : 11 Tahun
Gaya : Tegak
Harga : Rp 400.000,-

Minggu, 04 September 2011

Koleksi Bonsai Asem Jawa 2




Nama Bonsai : Werkudara
Jenis Tanaman : Asem Jawa
Umur : 24 Tahun
Tinggi : 46 Cm
Besar Batang : 17 Cm
Gaya : Tegak











Nama Bonsai : Menanti Angin
Jenis Tanaman : Asem Jawa
Umur : 15 Tahun
Tinggi : 13 Cm
Besar Batang : 12 Cm
Gaya : Tegak






Nama Bonsai : Ki Semar
Jenis Tanaman : Asem Jawa
Umur : 25 Tahun
Tinggi : 27 Cm
Besar Batang : 16 Cm
Gaya : Tegak









Nama Bonsai : Sang Dewi Tidur
Jenis Tanaman : Asem Jawa
Umur : 25 Tahun
Tinggi : 33 Cm
Besar Batang : 16 Cm
Gaya : .........








Nama Bonsai : Sang Dewi Melamun
Jenis Tanaman : Asem Jawa
Umur : 25 Tahun
Tinggi : 37 Cm
Besar Batang : 16,5 Cm
Gaya : .........






Nama Bonsai : Sang Dewi Menari
Jenis Tanaman : Asem Jawa
Umur : 25 Tahun
Tinggi : 36 Cm
Besar Batang : 17,5 Cm
Gaya : .........

Koleksi Bonsai Asem Jawa 1

Nama Bonsai : Python
Jenis Tanaman : Asem Jawa
Umur : 24 Tahun
Tinggi : 28 Cm
Besar Batang : 17,5 Cm
Gaya : Condong Meliuk
Di proses dari biji











Nama Bonsai : Rimbun Menghijau
Jenis Tanaman : Asem Jawa
Umur : 24 Tahun
Tinggi : 46 Cm
Besar Batang : 14 Cm
Gaya : Tegak





Nama Bonsai : Ki Petruk
Jenis Tanaman : Asem Jawa
Umur : 24 Tahun
Tinggi : 36 Cm
Besar Batang : 14,5 Cm
Gaya : Tegak








Nama Bonsai : Kobra
Jenis Tanaman : Asem Jawa
Umur : 17 Tahun
Tinggi : 35 Cm
Besar Batang : 14,5 Cm
Gaya : Condong Meliuk







Nama Bonsai : Putri Menari
Jenis Tanaman : Asem Jawa
Umur : 17 Tahun
Tinggi : 28 Cm
Besar Batang : 13 Cm
Gaya : Tegak

Sabtu, 03 September 2011

Perantau Kebumen Bangkit dan Berserikat Untuk Dirinya dan Daerahnya “ sebuah catatan kecil dari kopdar KWK”

Berkomikasi, berjejaring dan berserikat adalah kebutuhan untuk membangun peradaban.

Merantau adalah perginya seseorang dari tempat ia tumbuh besar ke daerah lain untuk mencari pekerjaan atau pengalaman. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi UI diketahui bahwa provinsi Jawa Tengah menempati urutan pertama sebagai daerah asal migran (perantau) di Jabodetabek, kemudian disusul provinsi Jawa Barat, dan Jawa Timur. Selain itu, diperoleh fakta bahwa perantau dari Jawa Tengah didominasi oleh perantau yang berasal dari Banyumas, Kebumen, dan Cilacap ( warga ngapak ).

Berbagai macam alasan mengapa mereka merantau, ada yang merantau demi pendidikan yang lebih baik karena tidak ada sekolah/universitas yang representatif di daerah asal, ada yang merantau karena suatu pekerjaan yang lebih baik, yang pada umumnya tersedia di kota2 besar. Ada juga yang merantau karena tuntutan pekerjaan yang mengharuskan misalnya pegawai negeri atau tugas negara, ada juga yang merantau karena semata2 ingin mencari pengalaman . Secara garis besar meraka merantau agar hidupnya berubah menjadi lebih baik.

Di tanah rantau mereka kemudian bertemu dengan saudara satu daerah , mulanya mereka hanya menjalin komunikasi yang sederhana, sekedar untuk melepas kangen sesama orang dari satu daerah. Ikatan ( persaudaraan) kedaerahan muncul menjadi sebuah kebutuhan saat mereka menjadi “stranger” didaerah orang. Dengan bertemu dan berkumpul dengan teman teman satu daerah perasaan”sendiri” dan “asing” didaerah rantau menjadi terobati. Itulah sebabnya pertemann dan persadaraan ditanah rantau terlihat begitu erat di bandingkan kalau didaerah sendiri.

Media komunikasi menjadi pilihan bagi para perantau untuk terus dapat menjalin persaudaraan dengan teman teman satu daerah. Dengan munculnya dan merebaknya jajaring social di internet sebut saja facebook, twiter dsb semakin memudahkan mereka dalam membangun komunikasi dengan teman dari daerahnya. Dari situlah kemudian lahirlah komunitas komunitas yang berafiliasi kedarahan di dunia maya sebut saja misalnya “ Republik Ngapak “ yang merupakan komunitas bagi bagi facebukker dari daerah daerah yang berbahasa ngapak ( bayumas, cilacap, kebumen dsb) yang mempunyai anggota lebih dari 35 ribu atau Komunitas wong Kebumen ( KWK) yang beranggota sekitar 4 ribu dan yang lainnya yang kini marak dunia maya.

Dari komunitas dunia maya, mereka kemudian membangun komunitas yang lebih solid di dunia nyata sehingga kita sering mendengar “ kopdar” sebuah istilah mereka ketika mereka bertemu di dunia nyata. Menurut Kami Komunitas komunitas ini akan terus menjadi solid dan akan tumbuh menjadi gerakan sosail baru mana kala hal terbut dibawah ini dilakukan.
1. Dilandasi dengan nilai nilai yang kuat.
2. Melakukan pengorganisasian yang lebih solid
3. Mampu menjawab kebutuhan dan permasalahan permasalahan yang dihadapi para perantau yang dikemas dalam program dan kegiatan yang mereka kembangkan.
4. Mampu menjalin networking dengan pihak pihak yang terkait dengan mereka baik dengan pihak pemerintah, swasta atau lembaga lembaga masyarakat sipil lainya.
5. Mempunyai pendanaan yang berkelanjutan.

Pada akhirnya selamat berjuang untuk mensejahterakan diri tapi jangan pernah lupakan daerah,kami yang didaerah selalu menunggu konstribusi anda semua.

Kamis, 01 September 2011

Tempat Wisata di Kab Kebumen

Goa Petruk
Terletak kira – kira 7 km dari Goa Jatijajar. Nama Petruk berasal dari salah satu tokoh pewayangan yang mempunyai hidung panjang dan ia merupakan ponokawan yang setia. Terdapat stalaktit dan stalakmit yang masih asli bentuknya menyerupai payudara, tugu pancuran, baju putih dan semar. Untuk dapat masuk ke goa ini disediakan alat-alat seperti headlamp, spatuboot, baju tahan air (coverall), helm pelindung kepala. Penelusuran goa dapat dilintasi dengan jarak panjang sejauh 664 m dan jarak pendek 100 m . Pemandu wisata akan selalu mendampingi dan membawakan lampu charge sebagai penerangnya.
GOA JATIJAJAR
Terletak 21 Km sebelah barat daya Kecamatan Gombong, atau 42 Km sebelah barat daya kota Kebumen. Legenda di dalam goa menggambarkan legenda Raden Kamandaka atau legenda lutung kasarung. Panjang goa adalah 250 meter. Di area Goa Jatijajar ini juga terdapat beberapa goa lainnya, seperti Goa Intan dan Goa Dempok serta tersedia taman dan Pulau Kera. Untuk menuju ke obyek wisata ini telah tersedia sarana dan prasara transportasi, penginapan serta rumah makan yang relatif representatif. Patung Dinosaurus yang seolah memuntahkan air dalam lokasi wisata ini sebenarnya merupakan muara dari mata air dari dalam goa jatijajar yang tiada pernah berhenti walau musim kemarau sekalipun.
Obyek wisata Goa Jatijajar dilengkapi taman yang asri dilengkapi dengan taman bermain. Taman ini diberi nama Pulau Kera, karena di taman ini terdapat banyak patung kera. Digerbang Mulut Goa Jatijajar, terdapat lobang di antara stalagnit, sehingga bila cahaya matahari masuk terlihat sangat indah. Goa Jatijajar merupakan bukti dari legenda Kamandaka (Lutung Kasarung), dimana kisah ini secara tersirat dikisahkan melalui patung-patung yang ada di dalam Goa Jatijajar. Di dalam goa Jatijajar terdapat sebuah mata air (sendang) yang konon kabarnya akan membuat awet muda bagi yang mencuci muka di sana. Ingin bukti, datang dan cobalah.....
Disamping Goa Jatijajar, masih terdapat goa yang lain seperti Goa Dempok ini. Stalagtit yang terdapat di dalam Goa Dempok terbentuk secara alami selama ratusan atau bahkan ribuan tahun yang lalu. Hingga kini masih terjaga keasliannya. Goa Intan berada satu lokasi dengan obyek wisata Goa Jatijajar. Goa ini memiliki keunikan tersendiri dengan langit goa yang relatif tidak terlalu tinggi.
Pantai ayah atau logending. Terletak 9 Km dari Goa Jatijajar. Pantai pasirnya sangat luas dan mempesona. Wisatawan dapat menyewa perahu sambil menatap indahnya perbukitan. Di sini anda dapat menyaksikan matahari tenggelam yang mengagumkan. Sangat menawan apa lagi sambil menikmati ikan bakar...sangat pas untuk wisata keluarga.
Benteng Van Der Wijck
Terletak di kota Gombong kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Dibangun pada abad ke XVIII oleh Belanda untuk pertahanan, dan bahkan kadang-kadang untuk menyerang. Nama benteng ini diambil dari VAN DER WIJCK, nama yang terpampang pada pintu sebelah kanan, kemungkinan nama komandan pada saat itu. Mudah dicapai dengan kendaraan pribadi atau transportasi umum 21 km dari Kebumen, atau 100 km dari Candi Borobudur. Benteng ini kadang dihubungkan dengan nama FRANS DAVID COCHIUS (1787 - 1876), seorang Jenderal yang bertugas di daerah barat Bagelen yang namanya diabadikan menjadi Benteng GENERAAL COCHIUS. Selanjutnya Benteng pertahanan ini digunakan untuk sekolah militer.
Pantai suwuk terletak di bagian selatan pulau Jawa,tepatnya di Jawa Tengah bagian selatan. Di wilayah Kab Kebumen,Kec Puring di Desa Tambakmulyo. Luas pantai suwuk kira-kira 2000meter persegi yang terbentang dari dari arah barat sampe timur,batas pantai suwuk di bagian barat di batasi oleh bentangan sungai yang disebut dengan sungai Banda.